Beranda > Administrasi, Demografi > Wilayah Kecamatan Gunungpati

Wilayah Kecamatan Gunungpati

image

GEOGRAFIS

Gambaran umum secara Administratif Kecamatan Gunungpati terbagi menjadi 16 Kelurahan dengan luas wilayah 5.399.085 Ha. Dan jumlah penduduknya mencapai  70.901 jiwa / 20.605 KK. yang terhimpun dari 89 RW dan 418 RT ( data sampai dengan akhir Nopember 2010 )
Kondisi geografis Kecamatan Gunungpati dengan ketinggian dari permukaan air laut 259 m dan sebagian besar berfungsi sebagai lahan konservasi memiliki batas-batas wilayah :
Sebelah Barat         : Kecamatan Mijen dan Kabupaten Kendal
Sebelah Utara         : Kecamatan Ngaliyan dan Gajah Mungkur
Sebelah Timur         : Kecamatan Banyumanik dan Kabupaten Semarang
Sebelah Selatan      : Kabupaten Semarang

Orbitrasi :

Jarak dengan kantor Gubernur : 15 KM
Jarak dengan Kantor Walikota : 18 KM
Jarak dengan Kabupaten semarang : 7 KM
Jarak dengan Kabupaten Kendal  : 30 KM

Kecamatan Gunungpati merupakan daerah perbukitan, dengan ketinggian + 300 meter dari permukaan air laut. Kecamatan gunungpati merupakan daerah pengembangan Kota Semarang.

Peta Wilayah Gunungpati

Lihat tempat-tempat strategis di:  Wilayah Kec. Gunungpati

Sejarah Gunungpati

Sejarah Gunungpati, salah satu kecamatan di Kota Semarang, tak bisa dipisahkan dari peperangan antara prajurit Tuban dan Pati. Saat itu, banyak penduduk Pati yang mengungsi demi keselamatan jiwanya. Salah seorang diantaranya adalah Kiai Pati. Dengan mengendarai seekor sapi bernama Pragolapati, dia mengungsi bersama para pengikutnya. Tibalah rombongan ini di sebuah tempat yang dianggapnya aman dan nyaman. ”Daerah ini rasanya cukup aman untuk berlindung,” kata Kiai Pati, yang diiyakan para pengikutnya. ”Bagaimana kalau kita menetap di daerah ini saja?” tanya Kiai Pati, yang dijawab ”setuju” oleh semua pengikutnya.
Kemudian Kiai Pati berkata, ”Saudara-saudaraku, saksikanlah, daerah ini saya beri nama Gunungpati. Artinya, daerah bergunung-gunung, dan (digabungkan dengan) nama saya, Kiai Pati”.
Dalam perkembangannya, Gunungpati pernah menjadi sebuah kabupaten tersendiri. Hal itu dapat dibuktikan dari masih adanya dua pohon asam di tengah Alun-alun, sekitar 50 tahun lalu. Bahkan sampai sekarang, kita masih bisa menjumpai Kampung Ngabean, Pasar Kliwonan, Jagalan, dan Kauman di sekitar masjid, serta sebuah penjara bernama Sikrangkreng.
Hingga 1919, Gunungpati masih dipimpin seorang lurah bernama Jafar, yang masih keturunan langsung dari Kiai Pati. Di masa revolusi, Gunungpati adalah wilayah setenan dari asisten wedana wilayah Kawedanan Ungaran. Julukan bagi kepala pemerintahan Gunungpati adalah Pak Seten. Setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1947, wilayah Gunungpati menjadi bagian integral dari NKRI.
Status Gunungpati kemudian berubah dari kawedanan menjadi kecamatan di Kabupaten Semarang, tetapi pada pertengahan 1980-an diminta bergabung dengan Kota Semarang.

Kemudian dengan berjalannya waktu dan kejayaan pemerintahan Gunungpati di pimpin seorang camat yaitu :

1. Bapak Waluyo, BA

2. Bapak Wibowo

3. Bapak Soekijono

4. Bapak Soemanto

5. Bapak Bayi Priyono, SH tahun 1983 .sd 1988

6. Bapak Drs. Soemargono tahun 1988 s.d 1993

7. Bapak Drs. Djoko Santoso tahun 1993 s.d 1998

8. Bapak Drs. Mardiyanto tahun 1998 s.d 2000

9. Bapakl Zaenudin Ekhwan, SH tahun 2000 s.d 2003

10. Bapak Drs. HR Triyanto ( 8 bulan )

11. Bapak Endar Winarto, SH tahun 2003 s.d 2006

12. Bapak Drs. H.Sudarmadji Muljono tahun 2006 hingga sekarang.

Kampus UNNES Kebanggaan Kota Semarang  berada di Wilayah Kecamatan Gunungati tepatnya di Kelurahan Sekaran.

Sumber: http://kecamatan-gunungpati.com/

About these ads
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: